Pengobatan Sirosis Dengan Pola Makan

Kesehatan

Saat menderita sirosis, penyakit progresif yang kronis, sel hati yang normal akan digantikan dengan jaringan luka. Berkepanjangan, pengonsumsian alcohol secara berlebihan merupakan penyebab paling umum, tapi sirosis juga bisa jadi dampak dari hepatitis, peradangan atau penyumbatan saluran empedu, atau reaksi terhadap obat dan toksin lingkungan. Data menunjukkan, sekitar 27,000 kematian tiap tahunnya di Amerika disebabkan oleh sirosis.

Gejala-gejala dari sirosis termasuk penurunan berat badan, mual, muntah-muntah, impoten, penyakit kuning, dan bengkak pada kaki. Orang yang menderita sirosis sering memiliki ciri khas, yaitu pembengkakan perut, yang biasa disebut asites. Kerusakan hatu tidak dapat diperbaikki, tapi perkembangan dari sirosis dapat dihentikan dan komplikasinya dapat diobati dengan pola makan.

Kaitan Dengan Nutrisi

Jangan minum alkohol. Menghindari alkohol merupakan cara penting untuk mencegah kerusakan hati bertambah parah.

Hindari sodium. Jumlah tinggi dari sodium dapat menyebabkan tubuh Anda menyimpan air, yang mana bisa memperburuk pembengkakan.

Pola makan sehat. Buah dan sayur dapat memberikan vitamin dan nutrisi penting, terutama vitamin C, yang dapat menguatkan sistem imun tubuh. Cobalah untuk konsumsi gandum utuh dan sumber karbohidrat yang sehat.

Konsumsi porsi yang lebih kecil atau snacks. Untuk melawan penurunan berat badan, porsil kecil dengan frekuensi yang lebih sering lebih baik dari pada sekaligus banyak dalam sekali makan.

Konsumsi sumber protein yang tidak berlemak. Asupan protein yang direkomendasi per harinya untuk penderita sirosis adalah 0.54 g per lb (1.2 g per kg) dari berat badan. Asupan tsb lebih banyak dari yang direkomendasikan untuk orang sehat. Beberapa bukti mendukung pengonsumsi protein sayuran seperti, kacang kedelai, kacang polong, dll.

Pilihlah lemak yang sehat. Jumlah lemak mono dan lemak tak jenuh ganda (ikan berminyak, minyak zaitun, minyak safflower) mengandung kalori yang dibutuhkan tubuh tanpa membebani hati.

Banyak minum air. Penderita sirosis seharusnya minum sekitar 4 sampai enam gelas air putih per hari, terlebih lagi jika mereka sudah mengalami asites.

Suplemen dapat membantu. Karena malnutrisi sering terjadi pada penderita sirosis, dokter mungkin dapat membantu Anda memenuhi kesenjangan nutrisi dengan suplemen tambahan.

Selain Pola Makan

Pengobatan untuk penyebab sirosis hati perlu dilakukan agar kerusakan hati tidak bertambah parah. Panduan dasar berikut mungkin dapat membantu Anda:

Hilangkan kencaduan. Program perawatan untuk pencadu alkohol mungkin perlu diperlukan bagi penderita sirosis.

Obati segera. Bagi mereka yang terkena hepatitis B atau C membutuhkan pengobatan, seperti antiviral terapi yang merupakan kombinasi dari interferon dan ribavirin untuk mencegah kerusakan hati bertambah.

Olahraga. Obesitas menjadi penyebab utama dari sirosis, baik sebagai penyebab tunggal atau juga kombinasi dari penyalahgunaan alkohol, hepatitis C, atau keduanya.

sumber: https://www.deherba.com/apa-obat-herbal-sirosis-hati-terbaik.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *